Saat akhir pekan adalah saatnya relax dan mencari hiburan. Pilihan paling mudah adalah nonton bioskop. Namun pilihan paling sulitnya adalah membuat janji dengan teman-teman yang ingin menonton bioskop juga. Dari sini, saya malah menemukan rumus jitu yang bisa dilakukan oleh warga DKI dalam mengurangi kemacetan Jakarta. Tidak perlu menunggu MRT dan monorel, tidak perlu menunggu perda pemprov, tidak ada biaya dan anggaran besar, bahkan sudah bisa dilakukan minggu depan! Bagaimana mungkin?
Solusi Kreatif Kurangi Macet Jakarta: Janjian
Saat akhir pekan adalah saatnya relax dan mencari hiburan. Pilihan paling mudah adalah nonton bioskop. Namun pilihan paling sulitnya adalah membuat janji dengan teman-teman yang ingin menonton bioskop juga. Dari sini, saya malah menemukan rumus jitu yang bisa dilakukan oleh warga DKI dalam mengurangi kemacetan Jakarta. Tidak perlu menunggu MRT dan monorel, tidak perlu menunggu perda pemprov, tidak ada biaya dan anggaran besar, bahkan sudah bisa dilakukan minggu depan! Bagaimana mungkin?
Bisnis Manipulasi Hati
Ini bukan pertama kalinya saya mendengar cerita bahwa ada pengemis yang bisa kaya raya dari hasil mengemisnya. Disekitar tahun 90an saya masih ingat harian Kompas sempat memuat sebuat ulasan eksklusif yang mengupas tentang rumah-rumah mewah di daerah yang dimiliki oleh para pengemis di Jakarta. Ulasan tersebut jadi bahan pembicaraan orang selama berhari-hari. Namun apakah pengemis jadi berkurang? Tidak tahu tepatnya namun saya tidak pernah melihat jalan-jalan kita terbebas dari pengemis."…bahkan dengan memanipulasi perasaan iba saja masyarakat bisa langsung jatuh hati dan terjebak berkali-kali."
Kita Butuh Transportasi Publik Yang Bisa Diandalkan
Setiap kali beraktivitas di Jakarta, saya selalu merasakan kesumpekan dan keruwetan yang terus bertambah. Saya bisa merasakan ini karena seperti penduduk Jakarta yang lain, saya adalah termasuk dari salah satu warga Jakarta yang tiap hari harus melakukan commute dari kawasan suburb di selatan Jakarta ke tempat saya beraktifitas dengan menghabiskan waktu sekitar 45 menit kalau kondisi jalanan tidak macet (silahkan bayangkan sendiri berapa lama yang harus tempuh jika kondisi jalanan sedang macet). Bagi warga yang tinggal di kawasan kota satelit Jakarta bahkan harus menghabiskan waktu yang lebih lama lagi untuk mencapai tempat kerja mereka.
Trotoar untuk Siapa?
Jalan adalah sebuah prasarana penting dalam tata kota dimana banyak prasarana lain ikut bergantung pada keberadaan jalan tersebut yaitu salah satunya transportasi. Beragamnya pengguna jalan maka dirasakan penting untuk dibuat pembagian penggunaan jalan berdasarkan penggunanya, maka kita bisa menemukan apa yang kita sebut dengan trotoar yang saya yakin semua orang sudah tahu fungsinya untuk apa, yaitu untuk pejalan kaki yang melakukan perjalanan dengan alat transportasi alam yang built-in dengan tubuh kita, yaitu sepasang kaki.
Visi Jokowi vs. Prabowo Dalam Hal Korupsi
Saya bermaksud mengurai visi dan misi kedua capres—Jokowi dan Prabowo—di bidang politik dalam negeri. Tujuannya supaya kita bisa memiliki perbandingan yang jelas antara dua calon yang akan menjadi presiden Indonesia dalam lima tahun ke dapan. Dengan melakukan perbandingan yang tepat, saya berharap pemilih mendapat informasi yang lebih jelas siapa yang musti dipilih.
Artis Masuk Ke Politik
Artis masuk ke ranah politik prakteknya sudah dilakukan sejak lama, kalau diluar negeri kita kenal sosok Arnold Schwarzenegger,
seorang aktor yang masuk ke dunia politik dan berhasil menjadi gubernur
negara bagian California di Amerika Serikat. Dan di Indonesia pun ada
aktor Rano Karno dan Deddy Mizwar yang juga berkiprah
di dunia politik dan mungkin banyak lagi. Pertanyaannya adalah apakah
pengalaman sebagai aktor atau selebritas itu bisa menjadi modal untuk
masuk ke dunia politik? Dari kacamata rakyat biasa seperti saya tentunya
butuh lebih dari hanya punya pengalaman sebagai aktor untuk bisa
dipercaya menjadi setidaknya wakil rakyat kita. Ya yang namanya wakil
rakyat tentunya harus tahu dan bisa memperjuangkan kepentingan rakyat.
Apakah selebritas-selebritas ini punya kualifikasi yang pas utk jadi wakil rakyat? Atau hanya jadi kendaraan untuk mengambil hati rakyat demi kepentingan partai? Coba kita simak hasil wawancara Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa dengan Angel Lelga, caleg dari Partai Persatuan Pembangunan yang dulunya dikenal sebagai artis sinetron dan juga model.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Abang Edwin SA atau lebih dikenal dengan panggilan BangWin adalah seorang konsultan digital dan media sosial (Bangwinissimo Consulting). Ia juga dikenal sebagai pionir dalam bidang online community management semenjak tahun 1998. Ikuti jejak langkahnya dengan memfollow @bangwinissimo dan Facebook Profilenya.
Blognya bisa dibaca di bangwin.net
Apakah selebritas-selebritas ini punya kualifikasi yang pas utk jadi wakil rakyat? Atau hanya jadi kendaraan untuk mengambil hati rakyat demi kepentingan partai? Coba kita simak hasil wawancara Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa dengan Angel Lelga, caleg dari Partai Persatuan Pembangunan yang dulunya dikenal sebagai artis sinetron dan juga model.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Abang Edwin SA atau lebih dikenal dengan panggilan BangWin adalah seorang konsultan digital dan media sosial (Bangwinissimo Consulting). Ia juga dikenal sebagai pionir dalam bidang online community management semenjak tahun 1998. Ikuti jejak langkahnya dengan memfollow @bangwinissimo dan Facebook Profilenya.
Blognya bisa dibaca di bangwin.net
Revolusi Waktu dan Ruang Kerja
Bagi Anda yang bekerja di kota sepadat Jakarta tentunya tidak perlu dijelaskan lagi apa yang membuat kota ini belum bisa disebut sebagai kota yang nyaman untuk dijadikan tempat bekerja, namun yang ingin saya angkat di sini adalah bagaimana teknologi membuat kemungkinan terjadinya revolusi waktu dan ruang kerja dalam keseluruhan industri.
Langganan:
Postingan (Atom)

